Transjakarta

Transjakarta Ubah Empat Rute Layanan Mulai 21 Februari 2026

Transjakarta Ubah Empat Rute Layanan Mulai 21 Februari 2026
Transjakarta Ubah Empat Rute Layanan Mulai 21 Februari 2026

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai 21 Februari 2026 melakukan modifikasi pada empat rute utama. 

Rute yang terdampak meliputi Pulo Gadung–Kuningan (4D), Stasiun Manggarai–Blok M (6M), Cipedak–Pasar Minggu (9H), dan Rusun Ujung Menteng–Penggilingan (11B).).

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan bahwa perubahan ini dilakukan untuk mengoptimalkan layanan serta memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang.

“Modifikasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan layanan dan memastikan pelanggan tetap mendapatkan layanan Transjakarta yang aman dan nyaman,” kata Ayu.

Langkah ini dilakukan setelah evaluasi pola perjalanan penumpang, kepadatan halte, serta efektivitas operasional armada. Penyesuaian rute diharapkan mampu mempercepat waktu perjalanan sekaligus mengurangi kemacetan di titik-titik padat.

Selain itu, Transjakarta menekankan bahwa setiap perubahan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan pelanggan jangka panjang, termasuk mempermudah akses ke lokasi strategis dan memastikan waktu tempuh lebih efisien. 

Dengan adanya evaluasi ini, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan handal.

Perubahan Rute 4D dan 6M

Rute 4D, yang menghubungkan Pulo Gadung–Kuningan, tidak lagi melayani Halte Setiabudi dan Halte Flyover Kuningan arah Pulo Gadung. 

Sebagai gantinya, rute ini kini melayani Halte Halimun untuk kedua arah. Penyesuaian ini bertujuan agar perjalanan lebih cepat dan lebih nyaman, terutama pada jam-jam padat di pagi dan sore hari.

Sementara itu, rute 6M Stasiun Manggarai–Blok M mengalami penyesuaian serupa. Rute ini tidak lagi singgah di Halte Setiabudi dan Halte Flyover Kuningan, tetapi kini melayani Halte Halimun untuk kedua arah. 

Modifikasi ini diproyeksikan mampu menyeimbangkan distribusi penumpang di jalur utama, mengurangi kepadatan di halte yang ramai, serta mengefektifkan operasional bus.

Dengan langkah-langkah ini, Transjakarta berharap dapat meningkatkan pengalaman penumpang, terutama mereka yang melakukan perjalanan rutin setiap hari, termasuk pekerja dan pelajar. Penyesuaian ini juga memperlihatkan fleksibilitas perusahaan dalam menanggapi perubahan pola mobilitas di Jakarta.

Penyesuaian Rute 9H dan 11B

Rute 9H Cipedak–Pasar Minggu tidak lagi melayani bus stop Universitas Pancasila–seberang Ruko Moh. Kahfi II arah Pasar Minggu, maupun bus stop seberang Jalan Cipedak Raya–Universitas Pancasila arah Cipedak. 

Tujuan dari perubahan ini adalah mempercepat perjalanan dan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan penumpang yang dominan berada di jalur utama.

Untuk rute 11B Rusun Ujung Menteng–Penggilingan, perubahan dilakukan dengan memperluas jangkauan layanan. Bus kini melayani bus stop Rusunawa Ujung Menteng hingga Rusun Rawa Bebek II, serta bus stop Rusun Rawa Bebek I hingga Rusunawa Ujung Menteng. 

Penyesuaian ini mempermudah akses warga yang tinggal di sekitar rusunawa, sekaligus memberikan alternatif transportasi publik yang lebih efisien.

Modifikasi ini menunjukkan upaya Transjakarta untuk menyesuaikan layanan dengan pola mobilitas masyarakat dan kebutuhan pengguna harian. Dengan penyesuaian yang tepat, diharapkan perjalanan menjadi lebih lancar, aman, dan lebih cepat dari titik keberangkatan ke tujuan.

Tujuan dan Manfaat Penyesuaian Layanan

Menurut Ayu Wardhani, setiap perubahan rute bukan sekadar menambah atau mengurangi halte, tetapi merupakan strategi untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Penyesuaian ini diharapkan dapat menurunkan waktu tunggu penumpang, mengurangi kemacetan, dan memaksimalkan efisiensi operasional armada.

Selain itu, penyesuaian rute bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk warga yang menggunakan bus sebagai transportasi utama. Modifikasi rute juga sejalan dengan upaya Transjakarta dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Efisiensi operasional ini tidak hanya berdampak positif bagi penumpang, tetapi juga bagi perusahaan. Dengan armada yang terdistribusi sesuai kebutuhan, Transjakarta dapat mengurangi biaya operasional dan mengoptimalkan penggunaan bus di jalur yang tepat. Hal ini menjadi salah satu strategi jangka panjang dalam menghadapi dinamika transportasi perkotaan di Jakarta.

Imbauan Bagi Penumpang dan Informasi Tambahan

Transjakarta mengimbau seluruh penumpang untuk memperhatikan perubahan rute yang berlaku mulai 21 Februari 2026. Penumpang disarankan memeriksa informasi terbaru melalui aplikasi resmi Transjakarta atau media sosial perusahaan sebelum melakukan perjalanan.

“Perubahan atau modifikasi ini merupakan bagian dari penyesuaian layanan guna meningkatkan kenyamanan penumpang dan efektivitas operasional,” tambah Ayu.

Langkah ini memperlihatkan komitmen Transjakarta untuk terus menghadirkan transportasi publik yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, perusahaan juga menekankan agar penumpang datang lebih awal ke halte untuk mengantisipasi penyesuaian rute dan jadwal yang mungkin terjadi. 

Upaya ini diharapkan membantu penumpang merencanakan perjalanan dengan lebih baik, memastikan mereka dapat tiba di tujuan dengan nyaman dan tepat waktu.

Dengan penyesuaian ini, Transjakarta menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada penambahan armada, tetapi juga pada kualitas layanan, efisiensi perjalanan, dan pengalaman pengguna, sehingga transportasi publik tetap menjadi pilihan utama warga Jakarta.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index