Wings Air

Wings Air Perluas Konektivitas Udara Lewat Rute Baru Pekanbaru Tapteng

Wings Air Perluas Konektivitas Udara Lewat Rute Baru Pekanbaru Tapteng
Wings Air Perluas Konektivitas Udara Lewat Rute Baru Pekanbaru Tapteng

JAKARTA - Akses transportasi udara yang efisien memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan wilayah. 

Hal ini terutama dirasakan oleh daerah dengan karakter geografis menantang, seperti kawasan pesisir barat Sumatera. Konektivitas yang baik tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang percepatan pembangunan ekonomi, sosial, dan pariwisata. 

Langkah maskapai penerbangan nasional untuk membuka rute baru memiliki arti strategis bagi daerah tujuan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Wings Air resmi membuka rute penerbangan langsung Pekanbaru–Bandar Udara Dr Ferdinand Lumban Tobing (FLZ) yang melayani Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kehadiran rute ini diharapkan mampu memperpendek jarak tempuh, meningkatkan efektivitas perjalanan, serta memperkuat konektivitas antardaerah di Pulau Sumatera.

Rute Baru Dukung Pemulihan Sosial dan Ekonomi Daerah

Pembukaan rute penerbangan langsung Pekanbaru–FLZ dinilai membawa dampak signifikan bagi pemulihan kehidupan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir barat Sumatera. 

Dengan akses udara yang lebih cepat dan praktis, mobilitas masyarakat untuk berbagai kepentingan penting dapat berjalan lebih lancar.

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan kehadiran rute ini memberikan kemudahan mobilitas masyarakat untuk berbagai kebutuhan strategis, mulai dari kunjungan keluarga, layanan kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas usaha dan distribusi logistik. 

Hal ini menunjukkan bahwa rute baru tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek komersial, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat.

Kemudahan Mobilitas bagi Sibolga dan Tapanuli Tengah

“Bagi masyarakat Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, rute ini menghadirkan kemudahan mobilitas untuk berbagai kebutuhan penting. Akses udara yang lebih lancar juga berperan dalam pemulihan kehidupan sosial masyarakat serta mempercepat pergerakan bantuan dan aktivitas ekonomi,” ujar Danang.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa transportasi udara memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. 

Dengan waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan jalur darat atau laut, masyarakat kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih efisien, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti layanan kesehatan dan urusan pendidikan.

Dorong Daya Tarik Wisata Pesisir Barat Sumatera

Dari sisi pengembangan wilayah, rute Pekanbaru–FLZ dinilai turut meningkatkan daya tarik Sibolga dan Tapanuli Tengah sebagai destinasi unggulan pesisir barat Sumatera. Daerah ini dikenal memiliki potensi wisata bahari, keindahan laut, serta kekayaan budaya lokal yang khas.

Dengan adanya penerbangan langsung, wisatawan dari berbagai daerah kini dapat menjangkau wilayah tersebut dengan lebih mudah. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisata, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta mendorong tumbuhnya sektor pendukung pariwisata seperti akomodasi, kuliner, dan jasa perjalanan lokal.

Dampak Positif bagi UMKM dan Ekonomi Kreatif Lokal

Konektivitas udara yang semakin baik juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor jasa, perhotelan, serta ekonomi kreatif lokal. Selama ini, keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu tantangan utama bagi pelaku usaha di wilayah pesisir barat Sumatera.

Dengan dibukanya rute Pekanbaru–Tapteng, distribusi produk lokal menjadi lebih cepat dan efisien. Pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar, sementara sektor jasa dan perhotelan berpotensi mengalami peningkatan permintaan seiring bertambahnya arus kunjungan.

Jadwal dan Frekuensi Penerbangan Rute Pekanbaru–Tapteng

Rute Pekanbaru–Tapteng mulai beroperasi Kamis, 23 Januari 2026, dengan frekuensi dua kali seminggu. Jadwal penerbangan yang ditetapkan memberikan kepastian bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan.

Pekanbaru (PKU) – Sibolga/Tapteng (FLZ)
Nomor penerbangan IW-1234
Berangkat pukul 10.25 WIB dan tiba pukul 11.40 WIB
Beroperasi setiap Senin dan Jumat

Sibolga/Tapteng (FLZ) – Pekanbaru (PKU)
Nomor penerbangan IW-1235
Berangkat pukul 12.05 WIB dan tiba pukul 13.30 WIB
Beroperasi setiap Senin dan Jumat

Jadwal ini memungkinkan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari dengan waktu tempuh yang relatif singkat.

Perkuat Posisi Pekanbaru sebagai Hub Regional

Selain memberi manfaat langsung bagi wilayah tujuan, rute ini juga memperkuat posisi Pekanbaru dan Provinsi Riau sebagai simpul penghubung regional. 

Melalui Pekanbaru, perjalanan dari dan menuju Sibolga kini terkoneksi ke sejumlah kota besar seperti Batam, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, hingga Kuala Lumpur dengan opsi transit yang lebih praktis.

Konektivitas tersebut membuka peluang integrasi jaringan penerbangan yang lebih luas, sekaligus memperkuat peran Pekanbaru sebagai pintu gerbang strategis di Sumatera bagian tengah.

Alternatif Perjalanan Lebih Cepat dan Efisien

Sebelumnya, Wings Air melayani penerbangan menuju Sibolga melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu untuk rute intra-Sumatera Utara. 

Dengan dibukanya jalur langsung dari Pekanbaru, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih cepat dan efisien, tanpa harus melakukan perjalanan darat panjang menuju bandara transit.

Penerbangan ini dioperasikan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi. Pesawat ini dirancang untuk penerbangan point to point ke wilayah setingkat kabupaten dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Pesawat ini sangat sesuai untuk menjangkau wilayah seperti Sibolga dan Tapanuli Tengah, sekaligus memastikan standar keselamatan dan layanan pelanggan tetap terjaga,” tutup Danang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index